Fauzi Ahmad
aku bisa, karena aku terbiasa
aku bisa, karena aku terbiasa
Kamis, 16 September 2010
Posted by Pemuja Wanita
Aku hanya bisa tertawa dalam hati
Saat mendengar kata-katamu itu
Kau menganggap diriku gila tak berakal
kau seakan tak peduli sedikitpun kepadaku
Namun semua itu takkan mempengaruhi
Rasa cinta dan kasih sayangku padamu
Sebab hatiku hanya terpatri untukmu seorang
Mungkinkah aku terlalu bodoh untuk mencintaimu
Atau aku yang terlalu berharap akan cintamu.....
Pepatah barat mengatakan:
"Even if they are sagacious
but they would become stupid when are loving"
Ya Râbb,,,,,,
Aku mencintainya karena-Mu
Kau yang telah menaruh rasaku terhadapnya
kau yang menciptakan cinta kasih sayangku kepadanya
Akankah Engkau membiarkan hatiku kering merana
laksana huruf alif yang tidak berharokat
sayang...........
aku harapkan balasan darimu secepatnya
bantulah diriku mengobati kegersanganku
yaitu dengan jawaban " ya.....akan aku balas"
walau hanya dengan gurami suara saja
bacalah kata-kataku dengan hatimu
Yang seakan-akan engkau melihatku
jika engkau tidak bisa melakukannya
maka yakinlah, bahwa diriku sedang melihatmu
( Episode 5 )
Posted by Pemuja Wanita
Ya Allah….Ya Râhman…..Ya Râhim
Betapa indahnya nikmatmu terhadapku
Kau mendatangkan bidadari yang begitu indah
Yang kau tampakkan berupa cahaya malam
Sungguh aku tak dapat mengatakan apa-apa
Kecuali rasa syukurku terhadap-Mu
Hatikupun tambah berbunga ria
Ketika mendapat jawaban darinya
Walaupun hanya secara tersirat saja
Entah aku salah menilainya atau terlalu PD
Tapi hatiku yang mengatakan demikian
Ya Râbb,,,,
Mengapa Kau biarkan cahaya malam itu
Menembus pertahanan benteng hatiku
Kau izinkan dia mengusai pikiranku
Aku tersiksa akan semua ini
Aku merasa sepi, gundah dan gelisah
memikirkan keindahan senyumannya
Dan kelembutan wajahnya yang bersinar
Seindah sinar keimanannya yang ia pancarkan
Kata hati hanya bisa didengar oleh hati………….
[ Episode 4 ]
Rabu, 15 September 2010
Posted by Pemuja Wanita
Wahai cahaya malam………
Saat ini aku sangat merindukanmu
Aku ingin sekali mendekapmu erat-erat
Aku ingin kau selalu hadir dalam tidur panjangku
Hinggaplah di kerajaan cintaku
Pastinya kau akan kujadikan permaisuri cintaku
Aku yakin bahwa dirimu tahu akan rasaku padamu saat ini
Mungkin karena dirimu malu untuk mengakui semuanya
Atau memang ingin menguji ketulusan cintaku padamu
Andaikan kau tahu kebesaran cintaku padamu
Tentunya kau akan bahagia dengan iringan air mata
Sebab tiada seorangpun yang dapat melebihi cintaku padamu
Atau mungkin kau akan menangis air mata darah
Saat mengetahui pengorbanan cintaku padamu
Sekali saja kau ijinkan tanganku menggenggam tanganmu
Maka takkan pernah aku lepaskan hingga nafas terakhirku
Dalam hitungan detik kau telah menguasai hati dan pikiranku
Akankah kau telah menyihirku….
Ataukah inilah yang dinamakan dengan cinta
Datang tanpa diundang, pergi menyisakan bekas luka….
Aku tahu, aku paham, bahkan menyadari
Bahwa diriku sangatlah tidak pantas untuk bersanding denganmu
Aku rela menjadi budakmu…
Atau yang lebih hina dari yang paling hina…
Jikalau itu merupakan syarat untuk mendapatkan cintamu……
( Episode 3 )
Posted by Pemuja Wanita
Sampai sekarang cahaya malam itu masih tetap di sangkarnya
Dia memang gadis yang selama ini aku cari dan aku idamkan
Keindahan wajah dan senyumnya membuatku tersipuh malu di hadapannya
Sungguh dia terlalu indah bagiku
Tak ada seorangpun yang sanggup lari dari tajamnya mata cintaku
Dan hanya dirinya yang sanggup menghindar dari semua itu
Sungguh aku semakin penasaran kepadamu hingga saat ini
Aku harap kau adalah jodohku untuk saat ini dan seterusnya
Alangkah bahagianya jikalau diriku bisa memiliki dirimu seutuhnya
Akankah kau dapat merasakan apa yang aku rasakan saat ini
Akankah kau dapat memahami hatiku saat ini
Akankah kau dapat mengerti gelora cintaku padamu saat ini
Aku merana kesepian menanti dirimu yang selalu mendekam dalam sangkar
Akankah kau selamanya begitu
Padahal aku setia menunggumu sampai kau jatuh dalam pelukanku
Sungguh tak dapat aku bayangkan
Betapa bahagianya hatiku jikalau hatimu kau serahkan kepadaku
Alangkah tenangnya hatiku jikalau perahuku kau terima di pantai cintamu
Pertama kali aku memandangmu aku merasakan hal yang berbeda
Kau seakan memberikan sinar dalam hatiku
Kau telah menerangkan hatiku yang sempat kalut penuh kabut
Kau memberikan kehidupan baru dalam perjalanan panjangku
Kau adalah anugerah terindah bagiku
Kau adalah tujuan hidupku yang sebenarnya
Keindahan wajah dan senyummu menyilaukan mataku
Aku menjadi bingung dibuatmu
Aku menjadi bungkam jikalau berada di hadapanmu
Aku seolah terasa hidup kembali dari tidur panjangku
Aku terasa menemukan cahaya baru dalam hatiku
Kau telah menyinari seluruh ruang hatiku
( Episode 2 )
Kamis, 02 September 2010
Posted by Pemuja Wanita in corat- coret ja
Senin, 30 Agustus 2010
Posted by Pemuja Wanita in corat- coret ja