Fauzi Ahmad
aku bisa, karena aku terbiasa
aku bisa, karena aku terbiasa
Wahai cahaya malam………
Saat ini aku sangat merindukanmu
Aku ingin sekali mendekapmu erat-erat
Aku ingin kau selalu hadir dalam tidur panjangku
Hinggaplah di kerajaan cintaku
Pastinya kau akan kujadikan permaisuri cintaku
Aku yakin bahwa dirimu tahu akan rasaku padamu saat ini
Mungkin karena dirimu malu untuk mengakui semuanya
Atau memang ingin menguji ketulusan cintaku padamu
Andaikan kau tahu kebesaran cintaku padamu
Tentunya kau akan bahagia dengan iringan air mata
Sebab tiada seorangpun yang dapat melebihi cintaku padamu
Atau mungkin kau akan menangis air mata darah
Saat mengetahui pengorbanan cintaku padamu
Sekali saja kau ijinkan tanganku menggenggam tanganmu
Maka takkan pernah aku lepaskan hingga nafas terakhirku
Dalam hitungan detik kau telah menguasai hati dan pikiranku
Akankah kau telah menyihirku….
Ataukah inilah yang dinamakan dengan cinta
Datang tanpa diundang, pergi menyisakan bekas luka….
Aku tahu, aku paham, bahkan menyadari
Bahwa diriku sangatlah tidak pantas untuk bersanding denganmu
Aku rela menjadi budakmu…
Atau yang lebih hina dari yang paling hina…
Jikalau itu merupakan syarat untuk mendapatkan cintamu……
( Episode 3 )