Di kegelapan malam yang sunyi mencekam
Aku termenung sekaligus terkesima
Ketika melihat keindahan cahaya
yang mampu menyinari kegelapan mata dan hatiku
Cahaya itu bagaikan pelangi di pagi hari
Sinar dan warnanya begitu indah memikat
Tanpa celah sedikitpun menghinggapinya

Malam yang suram, sunyi, dan menakutkan
Malam, ketika hati dan pikiranku hambar
Malam, ketika aku ingin menangis dan tertawa
Berubah menjadi setetes kebahagiaan
Dan seakan memberikan secerca kehidupan dalam hatiku

Cahaya itu menyegarkan kembali hatiku yang sunyi
Aku terus menatap,  menatap  dan menatap cahaya itu
Tak satupun tersiah pandangan mataku terhadapnya
Di malam itu aku berkeyakinan dan bertekad
Untuk selalu dan selalu memandangi keindahannya

Namun ketika cahaya itu aku dekati
Dia seakan semakin menjauh dariku
Dengan meninggalkan coretan kecil di hatiku
Aku berlari dan berlari hanya untuk sekedar memandanginya
Diapun terus menjauh dari tatapan mataku
Siang menjadi malam, dan malam terasa menjadi siang
Aku berusaha mengejar dan memanggilnya
Hingga nafas dan suaraku terkikis

Aku mengerti dan aku memahami akan semua itu
Dan aku tahu mengapa dia melakukan seperti itu
Namun bagiku, tak ada kata untuk menyerah
Apalagi harus mundur dan berdiam diri

Suatu saat, dunia akan memujiku
Suatu saat, dia yang akan mengejarku
Dia akan bertekuk lutut di hadapanku
Meminta, bahkan meronta dan menangis
Untuk meminta segelas cinta kasih sayang
Yang pernah dia cabar dariku………..

      ( Episode 1 )